Senin, 25 Juni 2012

Hukum Membuat Tatto..


oleh Cintailah Islam pada 27 September 2011 pukul 22:22 ·
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
الْحَمْدُ لِلهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَبَعْدُ

Bagaimanakah Hukum Membuat tatto....

Tatto merupakan sesuatu yang Haram. Membuat tatto termasuk Perbuatan dosa besar,
Nabi Muhammad S.A.W melaknat al wasyimah dan al mustausyimah.. ( Hadist yang diriwayatkan oleh imam al-Bukhari dalam kitab shaih-nya, 7/64, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu.)

Al Wasyimah artinya, orang yang membuat tatto untuk dirinya.
Al Mustausyimah artinya, orang yang memintakepada orang lain membuatkan tatto untuk dirinya.
Kedua orang ini di laknat melalui lisan rasulullah S.A.W.

Dengan demikian, membuat tatto dalam Islam  hukumnya Haram. itu termasuk salah satu dari Dosa Besar.

Tato di tubuh bagian manapun hukum haram. Berdasarkan dalil-dalil berikut ini firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذَانَ اْلأَنْعَامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِنْ دُوْنِ اللهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُبِيْنًا
“Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka lalu mereka benar-benar memotong dan akan aku suruh mereka lalu benar-benar mereka mengubahnya. Barangsiapa yg menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah mk sesungguh ia menderita kerugian yg nyata.”

Zaman sekarang wanita pun ikut2 an membuat tatto, baik di punggung, bahu, tangan, kaki malah ada yang bertatto di pusar......  Masya Allah.

Allah  malaknat wanita ya bertatto..
Dalam hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ: لَعَنَ اللهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللهِ تَعَالَى، مَالِي لاَ أَلْعَنُ مَنْ لَعَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ فِي كِتَابِ اللهِ:
Dari Abdullah radhiyallahu ‘anhu beliau mengatakan: “Allah Subhanahu wa Ta’ala melaknati perempuan-perempuan yg mentato dan yg minta ditato yg mencabut/mencukur rambut dan yg mengikir gigi utk memperindah. Perempuan-perempuan yg mengubah ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

Maka Janganlah sekali-kali beniat untuk membuat tatto,
dan kalau pun sudah terlanjur bertatto ria maka berusahalah untuk menghilangkan nya kalau tadak ada mudharatnya.


Fatwa Asy-Syaikh Abdul Muhsin Al-’Abbad
Beliau mengatakan: “Tato itu haram dan bertambah keharaman ketika seseorang menggambar sesuatu yg haram seperti hewan-hewan. Barangsiapa melakukan lalu tahu hukum hendak beristighfar kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan jika bisa menghilangkan tanpa menimbulkan mudarat mk semesti itu dihilangkan.”
(Pelajaran Sunan Abi Dawud Kitab Az-Zinah Bab La’nul wasyimah wal mustausyimah 8/572)

Pendapat Al-Imam An-Nawawi
Beliau rahimahullahu mengatakan: “Kalau mungkin dihilangkan dgn pengobatan mk wajib dihilangkan. Jika tdk memungkinkan kecuali dgn melukai di mana dgn itu khawatir berisiko kehilangan anggota badan atau kehilangan manfaat dari anggota badan itu atau sesuatu yg parah terjadi pada anggota badan yg tampak itu mk tdk wajib menghilangkannya. Dan jikalau bertaubat ia tdk berdosa. Tapi kalau ia tdk mengkhawatirkan sesuatu yg tersebut tadi atau sejenis mk ia harus menghilangkannya. Dan ia dianggap bermaksiat dgn menundanya. Sama saja dlm hal ini semua baik laki2 maupun wanita.”

Pendapat Ibnu Hajar
Ibnu Hajar rahimahullahu mengatakan: “Membuat tato haram berdasarkan ada laknat dlm hadits pada bab ini mk wajib menghilangkan jika memungkinkan walaupun dgn melukainya. Kecuali jika takut binasa sesuatu atau kehilangan manfaat dari anggota badan mk boleh membiarkan dan cukup dgn bertaubat utk menggugurkan dosa. Dan dlm hal ini sama saja antara laki2 dan wanita.”

Kami berlindung pada Allah dari Gadaan syaitan yang terkutuk..

Semoga bermanfaat.......

Sumber : http://www.facebook.com/pages/Cintailah-Islam/153253764768865

Senin, 23 April 2012

Perbedaan Suka, Sayang, Cinta

Suka, Sayang, Cinta

Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.
Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya...
SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis."
SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis di pundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama - sama."
SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Ia sangat cantik dan menawan."
SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.."
Pada saat orang yang kau SUKAi menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau SAYANGi menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau CINTAi menyakitimu, kau akan berkata, "Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan."
Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...
SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.
SUKA adalah hal yang menuntut.
SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.
 
Sumber: http://www.sungaibaru.com/artikel/lihatArtikel.php?id=67
Timestamp: 2008-03-04 11:27:37
Views: 47042

Senin, 09 April 2012

Keutamaan Dzikir


Keutamaan Dzikir

oleh Permadi MEncarie Chinta pada 9 April 2012 pukul 21:14 ·
1. Apabila kamu melewati taman-taman surga makan dan minumlah sampai kenyang. Para sahabat lalu bertanya Apa yg dimaksud taman-taman surga itu ya Rasulullah? Beliau menjawab Kelompok zikir .2. Menyebut-nyebut Allah adl suatu penyembuhan dan menyebut-nyebut tentang manusia adl penyakit .3. Demi yg jiwaku dalam genggamanNya kalau kamu selamanya bersikap seperti saat kamu ada bersamaku dan mendengarkan zikir pasti para malaikat akan bersalaman dgn kamu di tempat tidurmu dan di jalan-jalan yg kamu lalui. Tetapi wahai Handhalah kadangkala begini dan kadangkala begitu.
{Beliau mengucapkan perkataan itu kepada Handhalah hingga diulang-ulang tiga kali}.4. Rasulullah Saw menyebut-nyebut Allah tiap waktu .5. Perumpamaan orang yang berzikir kepada Robbnya dan yg tidak seumpama orang hidup dan orang mati.6. Nyanyian dan permainan hiburan yg melalaikan menumbuhkan kemunafikan dalam hati bagaikan air menumbuhkan rerumputan. Demi yg jiwaku dalam genggamanNya sesungguhnya Al Qur’an dan zikir menumbuhkan keimanan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan rerumputan.7. Dua kalimat ringan diucapkan lidah berat dalam timbangan dan disukai oleh Arrohman yaitu kalimat: Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘Adzhim {Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya Maha suci Allah yg Maha Agung}.8. Ada empat perkara barangsiapa memilikinya Allah akan membangun untuknya rumah di surga dan dia dalam naungan cahaya Allah yg Maha Agung. Apabila pegangan teguhnya Laailaha illallah .
Jika memperoleh kebaikan dia mengucapkan Alhamdulillah jika berbuat salah dia mengucapkan Astaghfirullah dan jika ditimpa musibah dia berkata Inna lillahi wainna ilaihi roji’uun.9. Maukah aku beritahu amalanmu yg terbaik yg paling tinggi dalam derajatmu paling bersih di sisi Robbmu serta lbh baik dari menerima emas dan perak dan lbh baik bagimu daripada berperang dgn musuhmu yg kamu potong lehernya atau mereka memotong lehermu? Para sahabat lalu menjawab Ya. Nabi Saw berkata Zikrullah.10. Menang pacuan Almufarridun . Para sahabat bertanya Apa Almufarridun itu? Nabi Saw menjawab Laki-laki dan wanita-wanita yg banyak berzikir kepada Allah.Penjelasan: Almufarid ialah orang yg gemar zikrullah dan selalu mengamalkannya dan tidak peduli apa yg dikatakan atau diperbuat orang terhadapnya.11. Seorang sahabat berkata Ya Rasulullah sesungguhnya syariat-syariat Islam sudah banyak bagiku.
Beritahu aku sesuatu yg dapat aku menjadikannya pegangan. Nabi Saw berkata Biasakanlah lidahmu selalu bergerak menyebut-nyebut Allah . {HR.
Ahmad dan Tirmidzi}12. Sebaik-baik zikir dengan suara rendah dan sebaik-baik rezeki yg secukupnya.
Penjelasan: Rezeki yg secukupnya artinya yg cukup utk memenuhi kebutuhan dan keperluan dan tidak berlebih-lebihan.13. Di antara ucapan tasbih Rasulullah Saw ialah :Maha suci yg memiliki kerajaan dan kekuasaan seluruh alam semesta Maha suci yg memiliki kemuliaan dan kemahakuasaan Maha suci yg hidup kekal dan tidak mati. {HR.
Ad-Dailami}
14. Aku bertanya Ya Rasulullah apa keuntungan dan keberuntungan yg diperoleh dari majelis zikir ? Nabi Saw menjawab Keuntungan dan keberuntungan yg diperoleh dari majelis zikir ialah surga.
15. Tiada amal perbuatan anak Adam yg lbh menyelamatkannya dari azab Allah daripada zikrullah.
16. Wahai Aba Musa maukah aku tunjukkan ucapan dari perbendaharaan surga? Aku menjawab Ya. Nabi berkata La haula wala Quwwata illa billah. . {HR.
Ibnu Hibban dan Ahmad}

Rabu, 25 Januari 2012

cara mengganti nama fb yang sudah gak bisa diganti


CARA MENGGANTI NAMA FACEBOOK SEPUASNYA 100 % BERHASIL,
Pertama : Ubah nama fb anda ke nama yg sblumnya

... Contoh : Nama Sekarang : bang udin
Nama yg sebelumnya: ucup aja
nah ubah nama anda ke "ucup aja ini link ubah nama :

https://www.facebook.com/settings?tab=account&section=name&t

(DAN MEMANG SEKARANG TIDAK BISA MENGANTINYA LANGSUNG SEPERTI DULU, , JADI HARUS DITULIS LAGI SAMA PERSIS DENGAN NAMA2 YG DULU PERNAH DI PAKAI)

Setelah berhasil mengubah ke nama sbelumnya sekrang buka :

http://www.facebook.com/roadblock/roadblock_me.php?r=5

-Klik amankan akun

-buat password baru anda

-klik lanjutkan ceklis semua email anda

-klik lanjutkan ntar ada tlisan gnti nama

-klik Ganti Nama

-ya sudah gnti aja

-lalu klik lanjutkan Selesai deh

Jumat, 20 Januari 2012

10 Hal yang Di Benci Allah SWT



Ada sepuluh hal yang Allah sangat benci yang tidak seharusnya kita terjerat di dalam perangkapnya :

1. Kikirnya orang-orang kaya
2. Takabburnya orang-orang miskin
3. Rakusnya para ulama
4. Minimnya rasa malu para wanita
5. Suka dunia orang-orang yang sudah tua renta
6. Malasnya para pemuda
7. Kejinya para penguasa
8. Pengecutnya para tentara perang
9. Ujubnya para zahid
10. Riya'nya para ahli ibadah

Orang-orang kaya itu dihadirkan untuk membei bantuan dan meringankan orang lain, meringankan beban orang-orang tak berdaya sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang Allah berikan kepadanya. Kekayaan yang mereka miliki jangan sampai terkonsentrasi pada dirinya dan tidak bisa dinikmati oleh orang lain. Bahkan menurut Rasulullah, cukuplah sebuah dosa bagi seseorang yang tidur kekenyangan sementara tetangganya mengerang kelaparan. Kepedulian sosial adalah bagian sangat penting dalam ajaran Islam yang harus senantiasa dikibarkan panji-panjinya. Orang yang tidak pernah terlibat merasakan denyut nadi perasaan orang lain sesungguhnya dia bukan bagian dari mereka. Barang siapa yang tidak pernah peduli pada masalah-masalah kaum muslimin maka sesungguhnya dia bukan bagian bagian dari mereka.

منن أصبح لا يهتم بالمسلمين فليس منهم

Barang siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin maka dia bukan bagian dari mereka (HR. Hakim).

Kikirnya orang-orang kaya akan menyumbat kesejahteraan sosial yang menjadi pilar besar ajaran Islam.

وأى داء أدوى من البخل

Lalu penyakit apa lagi yang lebih berbahaya daripada sifat kikir (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

Adapun takabburnya orang-orang miskin adalah penyakit yang sulit dimengerti. Apa yang mendorong dirinya menjadi takabbur. Padahal harta tidak punya, kekayaan tidak melimpah. Rumah morat marit, kendaraan sudah berumur. Lalu apa yang membuat mereka sombong? Padahal orang kaya berharta saja yang memiliki kekayaan dan harta berlimpah tidak boleh menyombongkan diri kepada siapa saja. Sebab Allah sangat tidak menyukai perilaku sombong itu karena dia termasuk sifat yang melekat pada Iblis, yang karenanya dia dilaknat Allah dan diusir dari surga serta akan dikekalkan dalam neraka. Simaklah firman Allah berikut ini :

واعبدوا الله ولا تشركوا به شيئا وبالوالدين إحسانا وبذي القربى واليتامى والمساكين والجار ذي القربى والجار الجنب والصاحب بالجنب وابن السبيل وما ملكت أيمانكم إن الله لا يحب من كان مختالا فخورا

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri (An-Nisaa' : 36).

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri (Lukman : 18).

Kesombongan hanya akan menyesakkan dada pelakunya dan memuakkan orang yang dihadapinya. Kesombongan hanya akan merenggangkan keakraban yang selama ini sudah terbina. Kesombongan hanya akan membuat jiwa tidak terkontrol sehingga meremehkan setiap orang yang dihadapinya. Sungguh lebih gila jika kesombongan itu dilakukan oleh orang-orang miskin papa yang tidak memiliki apa-apa. Beda antara harga diri dengan kesombongan. Harga diri adalah mempertahakan kehormatan diri jika dihina sedangkan sombong adalah meremehkan sesama.

Sedangkan para ulama dihadirkan untuk menghadirkan contoh sifat qana'ah dan tidak rakus pada dunia. Ulama sebagai penyeru akhlak dan moralitas hendaknya menyadari bahwa dirinya ditatap, disorot dan diamati oleh sekian ribu mata yang senantiasa menanti perilaku lurusnya. Ulama tidak dilahirkan untuk rakus pada dunia. Sebagai pewaris para Nabi sudah sepantasnya mereka tidak terlalu berpikir mewariskan dunia pada anak-anaknya namun yang dia pikirkan bagimana mewariskan ilmu pada generasinya.

Manusia-manusia yang bukan ulama saja tidak boleh tamak pada dunia apalagi ulama yang seharusnya menjadi contoh bagi mereka. Rakus pada dunia mematikan perburuan pada akhirat dan melemahkan ummat ini. Para pecinta dunia akan terkena penyakit ganas yang disebut dengan"wahn" cinta cinta dunia over-dosis dan takut mati over-dosis.

Para ulama pecinta dunia hampir bisa dipastikan mereka akan kehilangan karisma dan martabat keulamaannya dan akan mendapat gelar "ulama dunia" atau sering pula disebut dengan ulama suu', ulama buruk.

ويل لأمتى من علماء السوء يتخذون هذا العلم تجارة يبيعونها من أمراء زمانهم ربحا لأنفسهم لا أربح الله تجارتهم

Celakalah bagi ummatku dari ulama buruk yang menjadikan agama ini sebagai komoditas, yang mereka jual pada para penguasa mereka di zamannya demi meraup keuntungan untuk diri mereka sendiri. Allah pasti tidak akan menjadikan bisnis mereka memperoleh keuntungan (HR. Hakim).

Wanita, fitrahnya dihadirkan dengan rasa malu yang luar biasa. Dari cara mereka bicara, cara mereka memandang, cara mereka berjalan ada sentuhan-sentuhan kelembutan yang luar biasa yang menggambarkan bahwa mereka adalah seorang wanita. Wanita dicipta untuk melahirkan kelembutan-kelembutan yang terefleksi dari perilaku mereka yang senantiasa berhiaskan rasa malu. Maka jika seorang wanit sedikit rasa malunya, dunia akan menjadi tidak seimbang lagi. Karena sisi positif wanita telah kehilangan ikatannya. Wanita masa kini tidak lagi merasa memamerkan auratnya di depan laki-laki asing.

Maka jangan heran jika Allah murka karena maksiat mereka. Padahal kita bisa belajar dari apa yang dilakukan oleh dua anak gadis Nabi Syu'aib tatkala mereka mau mengambil air di sebuah sumur lalu keduanya bertemu Musa, sosok wanita ideal yang saat ini tidak pernah lagi jadi perbincangan. Allah berfirman : Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan kemalu-maluan, ia berkata: "Sesungguhnya bapakku memanggil kamu agar ia memberi balasan terhadap (kebaikan) mu memberi minum (ternak) kami". Maka tatkala Musa mendatangi bapaknya (Syu'aib) dan menceritakan kepadanya cerita (mengenai dirinya). Syu'aib berkata: "Janganlah kamu takut. Kamu telah selamat dari orang-orang yang dzalim itu". (Al-Qashahs : 25). Malu adalah mahkota seorang wanita, dan kehilangan rasa malu sama dengan kehilangan mahkotanya. Dan secara otomatis hilang pula harga dirinya.

Orang tua renta sudah seharusnya mempersiapkan segala hal untuk kematiannya. Kerentaannya hendaknya memberikan peringatan keras bahwa dia telah dekat untuk menuju ambang kematian. Dia telah jauh berjalan menemupuh liku-liku dunia dan semua uji cobanya. Rambut yang menguban, gigi yang bertanggalan, tulang-belulang yang mulai keroposan adalah sebagai pengingat bahwa kematian akan segera menjelang, menjemputnya bersama ketuaan yang sudah disandang.

Orang tua yang masih senang dunia, mabuk di dalamnya, berebut kenikmatannya yang hanya sementara tentu saja sangat Allah benci. Apakah mereka tidak sadar bahwa dunia akan segera ditinggalkannya, lalu untuk apa dia masih berburu dunia dengan penuh tamak dan cinta yang melampui batas.

Adapun masa muda adalah masa paling produktif dalam kehidupan manusia. Masa muda adalah masa gelora kehidupan mereka. Masa muda adalah masa penentuan masa depan yang sesungghnya. Maka malasnya pemuda adalah alamat awal dari suram dan buramnya masa depan mereka. Gelap dan gulitanya hari-hari ke depan mereka. Manusia yang tidak memiliki awal yang cemerlang biasanya sulit menuai cahaya di ujung kehidupan. Pemuda tiang sebuah bangsa.

Maju dan tidaknya sebuah bangsa berada pada produktivitas mereka, sedangkan bangkrut dan hancurnya sebuah negara ada pada kemalasan mereka. Islam di awal-awal bangkit karena dukungan para pemuda enerjik yang anti kemalasan. Siang mereka adalah kerja keras dan malam mereka adalah ibadah malam.

Rasulullah menghimpun orang-orang mulia dalam tujuh golongan diantaranya adalah pemuda yang enerjik. Rasulullah bersabda :

سبعة يظلهم الله في ظله يوم لا ظل إلا ظله إمام عادل وشاب نشأ في عبادة الله ورجل قلبه معلق بالمسجد إذا خرج منه حتى يعود إليه ورجلان تحابا في الله فاجتمعا على ذلك وافترقا عليه ورجل ذكر الله خاليا ففاضت عيناه ورجل دعته امرأة ذات منصب وجمال فقال إني أخاف الله رب العالمين ورجل تصدق بصدقة فأخفاها حتى لا تعلم شماله ما تنفق يمينه

Tujuh golongan orang yang akan mendapat naungan Allah pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan Allah. Peminpin yang adil, pemuda yang tumbuh berkembang dalam beribadah kepada Allah, lelaki yang hatinya senantiasa terpaut ke mesjid tatkala dia keluar darinya hingga dia balik kembali, dua lelaki yang saling mencinta karena Allah. Dia berkumpul karenanya dan berpisah karenanya pula. Lelaki yang mengingat Allah sendirian kemudian kedua matanya mengalirkan air mata, lelaki yang dipanggil oleh seorang wanita yang memiliki kedudukan dan cantik lalu dia berkata : Sesunggguhnya aku takut kepada Allah Tuhan semesta alam, seseorang yang bersedekah lalu dia menyembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan tangan kanannya (HR. Malik, Tirmidzi, Bukhari Muslim).

Peminpin sebagaimana diisyaratkan hadits di atas juga seharusnya berbuat adil bukan berlaku kejam agar mereka mendapat naungan Allah di hari kiamat. Keadilan mereka sangat ditunggu dan dirindu oleh rakyat. Karena harapan keadilan memang bertumpu pada para penguasa itu. Keadilan adalam dambaan setiap orang, cita setiap insan. Tatkala seorang penguasa yang seharus adil berubah menjadi keji maka kemurkaan Allah yang demikianpedih telah menunggu mereka. Karena Allah sangat tidak suka pada mereka yang berbuat zhalim. Allah berfirman : Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang dzalim (Ali Imran : 151).

Para prajurit yang berlaga di medan perang adalah manusia-manusia pilihan untuk melakukan pembelaan terhadap agama mereka. Maka harus tidak ada dalam jiwa mereka rasa pengecut dan gentar saat menghadapi musuh sebesar apapun jumlah musuh yang ada di depan mereka. Selengkap apapun peralatan musuh yang mereka miliki. Jiwa prajurit adalah jiwa ksatria yang pantang menyerah pada musuh.

Jiwa prajurit tidak pernah menyimpan sikap pengecut dalam kamus hidup mereka. Sikap pengecut hanya akan menjadi virus yang menularkan kegentaran pada prajurit lain dan akan merusak semangat juang mereka. Oleh sebab itulah sungguhh sangat hina manusia-manusia yang melarikan diri pada saat perang sedang berkecamuk. Allah berfirman : Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan orang-orang yang kafir yang sedang menyerangmu, maka janganlah kamu membelakangi mereka (mundur) (Al-Anfaal : 15).

Ujub adalah penyakit hati yang bisa menyerang siapa saja. Tidak terkecuali pada zahid yang banyak menghindari dunia dan lebih dekat pada akhirat. Namun kezahidan mereka akan menuai murka Allah jika dalam kezahidan itu bergemuruh ujub yang membuncah dalam ucapan dan perilaku mereka.

Rasulullah bersabda :

ثلاث مهلكات : شح مطاع ، وهوى متبع ، وإعجاب المرء بنفسه

Tiga perkara yang menghancurkan : kekikiran yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti dan ujub dengan pendapat sendiri (HR. Bazzar dan Ath-Thabrani).

Yang tak kalah sengitnya akan mendapatkan murka Allah adalah mereka yang menyatakan diri sebagai ahli ibadah namun riya' menyelimuti seluruh ritual ibadahnya, mengiringi setiap langkah ibadahnya. Pujian selalu dia harapkan dari mulut manusia, pujaan selalu mereka dambakan dari lisan mereka. Sungguh celakalah mereka karena sesungguhnya riya' itulah syirik kecil yang sangat diwanti-wanti oleh Rasulullah agar kita meninggalkannya.

Maka, jika kita menjadi orang kaya dermawanlah pada sesama. Jika kita ditakdirkan menjadi seorang miskin lebih rendah hatilah pada manusia. Jka kita menjadi ulama janganlah rakus pada dunia. Jika Anda seorang wanita maka ingat bahwa mahkota Anda ada pada rasa malu Anda. Jika kita telah tua renta maka segeralah rakus pada akhirat. Jika jika masih muda maka semangatlah bekerja untuk mengisi amanah khilafah di dunia yang Allah bebankan kepada Allah.

Rabu, 11 Januari 2012

Keanekaragaman Hayati

KEANEKARAGAMAN HAYATI
Keanekaragaman hayati atau Biological diversity merupakan istilah yang sering dikemukakan baik pada skala nasional maupun internasional dalam konteks pembahasan keragaman sumber daya alam hayati. Istilah ini menunjukan derajat keanekaragaman sumber daya alam hayati baik species, genetik, jumlah dan frekuensi maupun ekosistemnya pada suatu daerah tertentu. Istilah ragam hayati mencakup tiga tingkat pengertian berbeda yaitu :
1. Keanekaragaman Genetik.
2. Keanekaragaman Spesies dan
3. Keanekaragaman Ekosistem
Ragam hayati meliputi seluruh spesies tumbuhan, binatang, organisme mikro dan gen – gen yang terkandung didalamnya serta seluruh ekosistem di muka bumi. Dalam Konferensi Keanekaragaman Hayati (1992) yang juga dituangkan dalam Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1994 batasan keanekaragaman hayati adalah sebagai berikut ” Biodiversity means the variability among living organism from all sources, including, inter media, terresterial, marine and other aquatic ecosystem and the ecologocal complexes of which they are part ; this includes diversity within spesies, between spesies and ecosystem ”
Keanekaragaman Genetik merupakan konsep keanekaragam gen dalam suatu jenis diukur dari variasi genetic ( unit – unit kimia atau sifat – sifat warisan yang dapat diturunkan dari suatu generasi ke generasi lainnya ) yang termasuk dalam gen – gen individu organisme dari suatu jenis, sub jenis, varietas atau keturunan. Sehubungan dengan konsep keanekaragaman genetic ini, dalam populasi suatu jenis organisme tidak ada satu individu pun yang penampilannya persis sama dengan individu lainnya.
Ini berarti bahwa tiap sifat yang diamati memiliki kisaran bentuk, ukuran dan warna, yang besar atau kecilnya ditentukan oleh sifat genetic tersebut. Kadang kadang penampilan individu – individu dalam jenis itu sedemikian berbedanya terutama apabila contoh yang dibandingkan berasal dari kelompok yang menempati daerah geografis yang berbeda. Perbedaan – perbedaan inilah yang mendasari pengelompokan – pengelompokan, individu – individu dalam satu jenis keadaan ekotipe, forma, varietas atau anak jenis. Selain sebaran geografis, penampilan yang berbeda dapat disebabkan oleh adanya system reproduksi antar kelompok individu yang berbeda.
Keanekaragaman spesies merupakan konsep keragaman mahluk hidup dimuka bumi yang yang diukur berdasarkan jumlah total spesies dimuka bumi (perkiraan yang pernah ditemukan bervariasi antara 5 juta hingga lebih dari 30 juta spesies tetapi hanya 1,4 juta spesies yang telah dideskripsikan) atau ditempat tertentu (Wilson, 1998 dalam Haryanto, 1995). Dalam pengukurannya, konsep keanekaragaman spesies tidak hanya merupakan fungsi dari jumlah spesies, tetapi juga fungsi dari kemerataan distribusi kelimpahan (evenness) dari spesies itu dalam komunitasnya (Haryanto, 1995). Secara umum terdapat kecenderungan bahwa semakin besar ukuran populasi suatu spesies di suatu habitat, makin tinggi derajat keanekaragaman genetiknya. Perlu diketahui bahwa peningkatan populasi dari satu atau beberapa spesies dapat menyebabkan penurunan populasi spesies lainnya, bahkan dapat menurunkan tingkat keanekaragaman spesies di habitat itu.
Untuk mempertahankan derajat keanekaragaman spesies maksimum dan keanekaragaman genetik optimum perlu dilakukan upaya yang dapat menjamin bahwa tidak ada spesies yang populasinya menurun hingga tingkat kritis minimum.
Keanekaragaman ekosistem berkaitan dengan keanekaragaman tipe habitat, komunitas biologis dan proses – proses ekologis dimana spesies terdapat didalamnya. Upaya konservasi spesies harus didukung dengan upaya konservasi ekosistem dimana spesies itu menjadi salah satu komponennya. Dari pengertian diatas spesies dan habitatnya merupakan focus dari konsep ragam hayati. Upaya mempertahankan keanekaragaman hayati pada dasarnya harus ditempuh melalui upaya konservasi spesies, termasuk pertimbangan genetik yang terkandung dalamnya, habitat dan proses – proses ekologis dimana spesies merupakan bagian yang tak terpisahkan. Dengan demikian konsep ragam baru, tetapi lebih menunjukan upaya mere-organisasi konsep – konsep yang telah ada berdasarkan atas pendekatan yang lebih bersifat holistic.
B.1. Pentingnya Keanekaragaman hayati.
Nilai Keanekaragaman Hayati bagi keberlangsungan kehidupan telah dideskripsikan pada berbagai sektor, manusia mendapatkan seluruh kebutuhan hidupnya tergantung kepada keragaman sumberdaya alam, baik yang sudah dibudidayakan maupun yang masih liar, berupa sumber makanan, obat – obatan dan produk industri. Manfaat ragam hayati liar mencapai 4,5% dari GDP di Amerika Serikat pada Tahun 1970 an. Perikanan yang sebagian besar tergantung pada spesies liar memberikan sumbangan pada pangan dunia hampir 100 juta ton pada tahun 1989. Spesies liar merupakan kebutuhan hidup sehari – hari masyarakat dunia di berbagai belahan bumi.
Selain itu dalam bidang kesehatan nilai keragaman hayati sangat besar perannya bagi kesehatan manusia. Pada masa lampau hampir seluruh obat – obatan berasal dari tumbuhan dan binatang bahkan hingga kini obat – obatan tersebut masih sering digunakan. Obat tradisional merupakan basis utama pemeliharaan kesehatan bagi 80 % penduduk di negara – negara berkembang mencapai 3 milyar orang.
Di Indonesia, keanekaragaman hayati merupakan sumber daya vital bagi kelanjutan pembangunan nasional. Berbagai sektor pembangunan secara langsung maupun tidak langsung tergantung keanekaragaman ekosistem alam dan fungsi-fungsi lingkungan yang diperankan oleh ekosistem tersebut. Konservasi ragam hayati sangat penting artinya bagi pembangunan sektor kehutanan, pertanian, perikanan, peternakan, kesehatan, industri, rekreasi serta pengembangan ilmu pengetahuan.
Nilai dan manfaat keanekaragaman hayati yang bersifat tak nyata (intangible) bahkan tidak ternilai oleh perhitungan ekonomi, namun jelas memberikan kontribusi sangat besar bagi kelangsungan hidup manusia. Manfaat ragam hayati dalam menjaga tata air, mencegah berbagai jenis bencana alam, mendaur ulang bahan pencemar dan mempertahankan kondisi iklim merupakan bukti nyata besarnya peranan ragam hayati bagi manusia di muka bumi.
Besarnya peranan ragam hayati bagi kelangsungan hidup manusia, serta bagi pembangunan memberikan alasan kuat mengapa konservasi ragam hayati harus dibebankan dengan upaya konservasi ragam hayati tradisional. Konservasi ragam hayati meliputi upaya defensif melindungi alam dari dampak pembangunan hingga upaya ofensif untuk mengintegrasikan kepentingan pemanfaatan dengan jaminan kelestarian jangka panjang. Dengan demikian, upaya konservasi ragam hayati tidak hanya meliputi spesies liar tetapi juga spesies budidaya dan spesies asalnya.
B.2. Prospek Keanekaragaman Hayati.
Ragam hayati merupakan sumber daya yang paling bernilai tetapi kurang mendapat perhatian yang semestinya. Potensinya sangat menakjubkan dari beberapa hasil penemuan spesies jagung liar (Zea Diploperinnis) di bagian Barat Tengah Jelisco, sebelah Selatan Guadalaraja oleh mahasiswa perguruan tinggi Meksiko pada Tahun 1970 an. Spesies baru ini sangat tahan terhadap penyakit dan paling unik diantara spesies jagung lainnya. Transfer jagung liar ke jagung budidaya (Zea Mays) telah meningkatkan produksi jagung dunia secara dramatis dan menghasilkan nilai miliyaran dollar. Jagung Jalisco ditemukan pada saat yang tepat, sebab spesies ini hanya tumbuh di areal yang luasnya tidak lebih dari 10 Ha di daerah pegunungan, suatu kondisi yang sangat rawan terhadap kepunahan.
Pada tahun 1970 an sejenis virus telah menyerang padi di India hingga Indonesia, tetapi masih cukup banyak spesies dan varietas padi yang tepat mengatasi masalah tersebut. IRRI mengindentifikasi 6.273 jenis padi yang secara potensial tahan terhadap serangan virus tersebut. Dari seluruh jenis tersebut hanya satu jenis yaitu Oryza nivara yang dikonsumsi oleh orang India dan baru diketahui pada tahun 1966, yang memiliki sifat genetik sesuai dengan yang diharapkan. Persilangan yang dilakukan dengan tanaman padi budidaya telah menciptakan padi yang resisten terhadap serangan virus tersebut dan kini tumbuh di 1.199 km² sawah di Asia. Ragam hayati telah terbukti memberikan sumbangan yang besar bagi dunia pertanian.
Jagung Jelisco dan padi Oryza nivara merupakan salah satu temuan dari ribuan dan bahkan jutaan spesies ragam hayati yang belum diketahui manfaatnya hingga kini. Prospek yang sama untuk menemukan ragam hayati bagi kesejateraan manusia terbuka lebar. Harapan menemukan anti kangker hati, AIDS dan berbagai penyakit yang belum ditemukan obatnya terletak pada kemampuan manusia dalam mengeksplorasi sumber daya hayati dilingkungannya. Kondisi masa depan yang sulit diramalkan dan lemahnya taraf ilmu pengetahuan manusia terhadap nilai dan manfaat ragam hayati saat ini telah mengembangkan satu – satunya alternatif yang bijak dan rasional. Konservasi ragam hayati sebagai basis sumber daya masa depan, sehingga dapat dipelajari dan digali manfaatnya untuk kepentingan umat manusia. Rendahnya kesadaran manusia akan pentingnya nilai ragam hayati telah menyebabkan rendahnya apresiasi manusia terhadap sumber daya tersebut, sekaligus terdapatnya kecenderungan untuk meremehkan pengetahuan tradisional yang sesungguhnya digali berdasarkan pengalaman empiris. Gerakan dunia untuk menggali potensi pengetahuan tradisional dan eksplorasi nilai – nilai manfaat baru telah dimulai di beberapa negara.
Selain bahan obat – obatan, prospek ragam hayati juga sebagai bahan pangan yang sama pentingnya. Sangat sedikit spesies yang memiliki potensi ekonomi secara aktual dikenal di dunia. Barang kali 30.000 spesies tumbuhan memiliki bagian yang dapat dimakan, dan sepanjang sejarah kehidupan umat manusia hanya 7.000 jenis yang telah dibudidayakan atau dikoleksi sebagai bahan pangan. Dari seluruh tumbuhan yang telah dimanfaatkan tersebut 20 spesies memberikan sumbangan 90 % pangan dunia, dan hanya 3 spesies, gandum, jagung dan beras yang mensuplai kebutuhan pangan dunia lebih dari 50 %. Banyak jenis buah – buahan yang dapat dikembangkan sebagai komoditi ekonomi. Paling sedikit 3.000 spesies buah – buahan tropis ( 200 spesies secara aktual telah dimanfaatkan ) merupakan potensi ragam hayati yang menjanjikan devisa bagi negara – negara pemiliknya.
Pengembangan bioteknologi di berbagai bidang juga memberikan harapan bagi penemuan – penemuan baru ragam hayati, khususnya yang berasal dari organisme mikro. Mikorhiza sebagai proses interaksi ragam hayati secara nyata telah memberikan sumbangan besar bagi dunia pertanian dan kehutanan.
Pengendalian pencemaran air dan tanah, pengembangan obat – obatan serta pengembangan industri kimia dengan memanfaatkan organisme mikro merupakan bidang yang secara intensif mulai digarap di berbagai negara.
B.2. Tekanan
B.2. 1. Menurun atau Hilangnya Keanekaragaman Hayati
Keberadaan flora dan fauna sebagai sumber daya alam dan sumber genetika di Kabupaten Bengkulu Utara dari waktu ke waktu semakin mendapat tekanan akibat dari berbagai kegiatan yang tidak mengerti dan paham akan manfaat Keanekaragaman Hayati bagi keberlanjutan kehidupan. Menurunnya populasi keanekaragaman hayati yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara antara lain karena adanya kegiatan perburuan satwa langka dan dilindungi dan eksploitasi berbagai jenis flora dan fauna, akan tetapi hasil kegiatan ini tidak terdata dan terdeteksi oleh petugas yang berwenang.
Untuk melestarikan sumber daya tersebut perlu diketahui secara jelas berbagai penyebab dan ancaman yang dapat mengganggu keberadaan sumber daya hayati, baik didarat, perairan tawar maupun dilautan.
Dari beberapa hasil pengamatan menunjukan bahwa ada beberapa penyebab yang mengakibatkan menurun dan hilangnya keanekaragaman hayati, seperti perburuan liar terhadap hewan Beruang, Siamang, Harimau, Gajah, Rusa, Kancil dan lain-lainya, disamping itu kurangnya daerah perlindungan, karena lahan dan hutan sudah banyak dibuka oleh masyarakat untuk perladangan dan perkebunan sawit dan karet atau yang lainnya, lemahnya penegakkan hukum, penyerobotan tanah dan perdagangan satwa liar.
B.2.2. Perburuan dan Perdagangan Satwa Liar.
Perburuan liar yang berkedok membasmi hama pertanian dan ladang (babi) di Kabupaten Bengkulu Utara yang tidak jarang melibatkan oknum militer dan sipil telah menyebabkan berkurangnya beberapa jenis satwa, bahkan ada yang berstatus dilindungi seperti Harimau dan Badak ikut diburu karena dapat memberikan nilai ekonomis yang cukup tinggi, selain menurunnya populasi harimau karena diburu, perburuan babi juga memiliki peran besar terhadap menurunnya populasi harimau karena babi merupakan bagian rantai makanan harimau itu sendiri.
Pemanfaatan sebagai jenis satwa dan tumbuhan liar secara komersial, dalam satu dekade terakhir ini memperlihatkan kecenderungan yang meningkat. Kecenderungan ini yang terlihat di Kabupaten Bengkulu Utara adalah pemburuan terhadap jenis Rusa Sumatera oleh beberapa oknum yang mengatas namakan berburu babi telah ikut memacu terjadinya penurunan jumlah dan jenis Rusa. Aktivitas pemanfaatan secara komersial berbagai jenis satwa pada dasarnya dapat dilakukan sepanjang tidak mengganggu populasi jenis tersebut di alam.
B.2.3. Pertanian dan Perkebunan.
Aktivitas pertanian dalam bentuk perladangan berpindah didalam kawasan hutan maupun diluar kawasan hutan dan permukaan lahan (land clearing) untuk persiapan perkebunan besar swasta maupun oleh rakyat menjadi salah satu penyebab utama hilangnya sumber daya hayati.
Di Kabupaten Bengkulu Utara sampai saat ini luas lahan perkebunan besar ± 151.003,83 Ha, luas tersebut belum termasuk kebun rakyat. Aktivitas perkebunan besar swasta yang mengkonversi hutan menjadi lahan perkebunan telah banyak menghilangkan beberapa macam tipe habitat satwa liar yang sekaligus telah memusnahkan berbagai macam jenis tumbuhan mulai dari perdu, semak sampai jenis pohon yang belum sempat diindentifikasi.
B.2.4. Kehutanan dan Penebangan Liar.
Ekosistem hutan sebagai basis habitat asli beberapa jenis keanekaragaman hayati fauna ( satwa ) dan merupakan tatanan dan central/pusat keragaman flora, memiliki nilai ekonomis bagi pemenuhan kebutuhan dan peningkatan kesejateraan masyarakat.
Pengelolaan dalam sepuluh tahun terakhir ini dengan sistem Tebang Pilih Tanaman Industri (TPTI), IPK dan bahkan sejak otonomi daerah ada suatu kebijakan Pemkab berupa pengelolaan hutan dengan sistem IPKTM ( izin Pemanfaatan Kayu Tanah Milik) diharapkan dapat menjadi solusi bagi pemanfaatan sumber daya hutan secara berkelanjutan dan lestari namun pada kenyataannya masih jauh dari yang diharapkan, permasalahan yang sering muncul adalah aspek pelestarian sering di nomor duakan dan hampir semua kebijakan yang diambil dalam pengelolaan hutan lebih terfokus pada aspek ekonomi.
Penebangan liar hampir terjadi pada semua kawasan hutan, baik pada areal konservasi maupun diluarnya dan bahkan mencapai areal hutan lindung dan kawasan konservasi, pelakunya bermacam – macam mulai dari masyarakat yang berdampingan dengan hutan, pemegang izin, pemilik sawmill maupun oknum aparat Pemerintah. Pencurian kayu ini bahkan cenderung pada kawasan konservasi karena kawasan ini memiliki nilai kayu yang lebih baik dari areal lainya.
Disamping aktivitas di atas yang menyebabkan hilangnya keragaman hayati dan habitatnya adalah bencana kebakaran hutan dan lahan dari aktivitas pembukaan lahan perladangan dan perkebunan karena land clearing dengan sistem bakar jauh lebih murah dan sederhana.




Strategi Melestarikan Keanekaragaman Hayati.
Pelestarian keanekaragaman hayati memerlukan pemahaman tentang pentingnya arti sumber daya plasma nutfah bagi kehidupan serta pembangunan yang berkelanjutan. Strategi utama pelestarian keanekaragaman hayati adalah bagaimana menjaga keanekaragan jenis tumbuhan dan satwa beserta habitatnya agar tidak rusak dan punah. Upaya ini dapat dilakukan pada kawasan konservasi maupun diluarnya.
Konservasi didalam kawasan dilakukan untuk melindungi habitat asli dan utama melalui penerapan dalam bentuk kawasan suaka alam, taman nasional, taman hutan raya, taman wisata alam, taman buru dll. Perlindungan keanekaragaman hayati diluar kawasan ditunjuk untuk mendorong dan mengembangkan konservasi flora dan fauna diluar habitat asli misalnya dengan membuat kebun binatang, aboretum, taman hutan raya, taman safari dan upaya penangkaran. Selain itu untuk mengawetkan keanekaragaman hayati di Kabupaten Bengkulu Utara perlu dilakukan langkah – langkah kongkrit seperti :
1. Penetapan dan penegasan kawasn – kawasan konservasi agar jelas batas dan status hukumnya.
2. Optimilisasi kinerja instansi berwenang ( Balai Konservasi Sumber Daya Alam ) dalam pelestarian Sumber Daya Alam Hayati.
3. Sosialisasi pada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelestarian keanekaragaman hayati dan penyampaian informasi tentang status flora dan fauna yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara.
4. Perlu adanya pengaturan dan pengawasan serta penegakan hukum dalam pemanfaatan flora dan fauna terlebih untuk statusnya dilindungi.
5. Penegakan hukum secara tegas bagi para pelanggar, yang dengan sengaja melakukan perburuan dan pengambilan flora dan fauna khususnya yang dilindungi.

http://blhbu.net/index.php?option=com_content&view=article&id=27%3Akeanekaragaman-hayaticatid=10&Itemid=18

Selasa, 10 Januari 2012

HUKUM PACARA MENURUT ISLAM



  1. Dilarang laki dan perempuan yang bukan mahram untuk berdua-duaan. Nabi Saw bersabda : “Apabila laki-laki dan perempuan yang bukan mahram berdua-duaan, maka yang ketiga adalah setan.” Setan juga pernah mengatakan kepada Nabi Musa AS bahwa apabila laki dan perempuan berdua-duaan maka aku akan menjadi utusan keduanya untuk menggoda mereka. Ini termasuk juga kakak ipar atau adik perempuan ipar.
  2. Harus menjaga mata atau pandangan, sebab mata itu kuncinya hati. Dan pandangan itu pengutus fitnah yang sering membawa kepada perbuatan zina. Oleh karena itu Allah berfirman : “Katakanlah kepada laki-laki mukmin hendaklah mereka memalingkan pandangan mereka (dari yang haram) dan menjaga kehormatan mereka dan katakanlah kepada kaum wanita hendaklah mereka meredupkan mata mereka dari yang haram dan menjaga kehormatan mereka (An-Nur : 30-31).
  3. Diwajibkan kepada kaum wanita untuk menjaga aurat mereka, dan dilarang mereka untuk memakai pakaian yang mempertontonkan bentuk tubuhnya, kecuali untuk suaminya. Dalam hadits dikatakan bahwa wanita yang keluar rumah dengan berpakaian yang mempertontonkan bentuk tubuhnya, memakai minyak wangi baunya semerbak, memakai make up dan sebagainya, setiap langkahnya dikutuk oleh para malaikat, dan setiap laki-laki yang memandangnya sama dengan berzina dengannya. Di hari kiamat nanti perempuan seperti itu tidak akan mencium baunya surga (apalagi masuk surga).
  4. Dengan ancaman bagi yang berpacaran atau berbuat zina. Misalnya Nabi bersabda : “lebih baik memegang besi yang panas daripada memegang atau meraba perempuan yang bukan istrinya (kalau ia tahu akan berat siksaannya). Dalam hadits yang lain : “Barangsiapa yang minum (minuman keras) atau berzina, maka Allah akan melepas imannya dalam hatinya, seperti seseorang melepaskan peci dari kepalanya (artinya kalau yang sedang berzina itu meninggal ketika berzina, ia tidak sempat bertobat lagi, maka dia meninggal sebagai orang kafir yang akan kekal di neraka).
  1. Menikah, supaya bisa menjaga mata dan kehormatan.
  2. Kalau belum siap menikah, banyaklah berpuasa dan berolahraga
  3. Jauhkan mata dan telinga dari segala sesuatu yang akan membangkitkan syahwat
  4. Dekatkan diri dengan Allah, dengan banyak membaca Al-Qur’an dan merenungkan artinya. Banyak berzikir, membaca shalawat, shalat berjamaah di Masjid, menghadiri pengajian-pengajian dan berteman dengan orang-orang yang shaleh yang akan selalu mengingatkan kita kepada jalan yang lurus.
  5. Dan ingat bahwa Allah telah menjanjikan kepada para anak muda yang sabar menahan pacaran dan zina yaitu dengan bidadari, yang kalau satu diantaranya menampakkan wajahnya ke alam dunia ini, setiap laki-laki yang memandangnya pasti akan jatuh pingsan karena kecantikannya. Coba anda bayangkan saja siapa menurut anda wanita yang paling cantik di alam dunia ini, maka pastilah bidadari itu entah berapa juta kali lebih cantik dari wanita yang anda bayangkan itu.