Rabu, 23 November 2011

Contoh paragraf :narasi,deskripsi,argumentasi,…




Paragraf Narasi

Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita, tokoh, setting, dan konflik. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama.

Perhatikan contoh berikut!

Kemudian mobil meluncur kembali, Nyonya Marta tampak bersandar lesu. Tangannya dibalut dan terikat ke leher. Mobil berhenti di depan rumah. Lalu bawahan suaminya beserta istri-istri mereka pada keluar rumah menyongsong. Tuan Hasan memapah istrinya yang sakit. Sementara bawahan Tuan Hasan saling berlomba menyambut kedatangan Nyonya Marta
.


Paragraf Argumentasi adalah paragraf atau karangan yang membuktikan kebenaran tentang sesuatu.

Untuk memperkuat ide atau pendapatnya penulis wacana argumetasi menyertakan data-data pendukung. Tujuannya, pembaca menjadi yakin atas kebenaran yang disampaikan penulis.

Dalam paragraf argumentasi, biasanya ditemukan beberapa ciri yang mudah dikenali. Ciri- ciri tersebut misalnya (1) ada pernyataan, ide, atau pendapat yang dikemukakan penulisnya; (2) alasan, data, atau fakta yang mendukung; (3) pembenaran berdasarkan data dan fakta yang disampaikan. Data dan fakta yang digunakan untuk menyusun wacana atau paragraf argumentasi dapat diperoleh melalui wawancara, angket, observasi, penelitian lapangan, dan penelitian kepustakaan.

Pada akhir paragraf atau karangan, perlu disajikan kesimpulan. Kesimpulan ini yang membedakan argumentasi dari eksposisi.


Menyetop bola dengan dada dan kaki dapat ia lakukan secara sempurna. Tembakan kaki kanan dan kiri tepat arahnya dan keras. Sundulan kepalanya sering memperdayakan kiper lawan. Bola seolah-olah menurut kehendaknya. Larinya cepat bagaikan kijang. Lawan sukar mengambil bola dari kakinya. Operan bolanya tepat dan terarah. Amin benar-benar pemain bola jempolan (Tarigan 1981 : 28).

Paragraf Deskripsi

Deskripsi adalah salah satu jenis karangan yang melukiskan suatu objek sesuai dengan keadaan yang sebenarnya sehingga pembaca dapat melihat, mendengar, merasakan, mencium secara imajinatif apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dicium oleh penulis tentang objek yang dimaksud.

Contoh

Gadis kecil itu. Ia terus memandangi lautan yang biru. Gulungan riak-riak kecil tak
membuatnya bergeming. Hembusan hawa pantai nan panas, tak membuat matanya
beralih dari laut. Air pantai terus menyapu lembut kulit kakinya. Deburan suara ombak mengisiki telinganya. Hari itu langit tak berawan. Ia terus memandangi laut. Laut
yang semakin biru sampai ambang cakrawala.Ia memandangi nelayan yang tengah
menepi. Memandangi pulau kecil nan jauh di seberang sana. Ia benci laut!
Gadis itu benci laut, karena di sanalah kedua orang tuanya meninggal.

Sumber
 http://iaibcommunity.wordpress.com/2008/…

Contoh Paragraf Deduktif, Induktif dan Campuran



Contoh Paragraf Deduktif
Indonesia merupakan Negara yang kaya akan budaya . Contohnya di pulau Sumatra yang terdiri dari suku batak, suku minang , suku aceh, suku melayu dan lain-lain yang masing-masing memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Bukan hanya dipulau Sumatra saja, bahkan di pulau Jawa, Kalimantan, dan juga pulau-pulau lainnya juga terdapat macam-macam suku dengan kebudayaannya.

Contoh Paragraf Induktif
Selain kaya akan budaya , Indonesia juga memiliki lahan pertanian yang subur yang banyak menghasikkan rempah-rempah , bahan pangan , bahkan juga buah-buahan. Dari segi barang tambang , Indonesia juga sangat potensial, terbukti Indonesia salah satu Negara di Asia yang meng ekspor minyak bumi, batu bara, dan barang tambang lainnya. Maka tidak salah kalau dikatakan Indonesia adalah Negara yang kaya.

Contoh Paragraf Campuran
Saat ini Indonesia sedang berusaha membangkitkan perekonomiannya. Banyak usaha yang dilakukan, mulai dari menekan jumlah barang import yang mengalahkan pemakaian barang lokal. Pemerintah juga meluaskan lapangan pekerjaan, agar sumber daya manusia (SDM) dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pembangunan Negara. Bagia pelaku korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang sangat merugikan perekonomian Negara tentunya akan diberikan sanksi tegas. Karna yang kita ketahui Indonesia terpuruk akibat KKN yang terjadi di segala institusi. Oleh karena itu, dengan usaha yang dilakukan sekarang diharapkan Indonesia dapat membangkitkan perekonomiannya.



sumber : http://yantiesitoruzz.blogspot.com/2010/04/contoh-paragraf-deduktif-induktif.html

Pengertian Paragraf



Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiran dalam sebuah karangan. Dalam sebuah paragraf terkandung satu unit buah pikiran yang didukung oleh semua kalimat dalam paragraf tersebut, mulai dari kalimat pengenal, kalimat topik, kalimat-kalimat penjelas, sampai pada kalimat penutup. Himpunan kalimat ini saling bertalian dalam satu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. Paragraf dapat juga dikatakan sebagai sebuah karangan yang paling pendek (singkat). Dengan adanya paragraf, kita dapat membedakan di mana suatu gagasan mulai dan berakhir. Kita akan kepayahan membaca tulisan atau buku, kalau tidak ada paragraf, karena kita seolah-olah dicambuk untuk membaca terus menerus sampai selesai. Kitapun susah memusatkan pikiran pada satu gagasan ke gagasan lain. Dengan adanya paragraf kita dapat berhenti sebentar sehingga kita dapat memusatkan pikiran tentang gagasan yang terkandung dalam paragraf itu.
Jenis Paragraf
Beberapa penulis seperti Sabarti Akhadiah, Gorys Keraf, Soedjito, dan lain-lain membagi paragraf menjadi tiga jenis. Kriteria yang mereka gunakan adalah sifat dan tujuan paragraf tersebut. Berdasarkan hal tersebut, jenis paragraf dibedakan sebagai berikut.
1.Jenis Paragraf Berdasarkan Sifat dan Tujuannya
Keraf (1980:63-66) memberikan penjelasan tentang jenis paragraf berdasarkan sifat dan tujuannya sebagai berikut.

(a) Paragraf Pembuka
Tiap jenis karangan akan mempunyai paragraf yang membuka atau menghantar karangan itu, atau menghantar pokok pikiran dalam bagian karangan itu. Oleh Sebab itu sifat dari paragraf semacam itu harus menarik minat dan perhatian pembaca, serta sanggup menyiapkan pikiran pembaca kepada apa yag sedang diuraikan. Paragraf yang pendek jauh lebih baik, karena paragraf-paragraf yang panjang hanya akan meimbulkan kebosanan pembaca.

(b) Paragraf Penghubung
Paragraf penghubung adalah semua paragraf yang terdapat di antara paragraf pembuka dan paragraf penutup.

Inti persoalan yang akan dikemukakan penulisan terdapat dalam paragraf-paragraf ini. Oleh Sebab itu dalam membentuk paragraf-paragraf penghubung harus diperhatikan agar hubungan antara satu paragraf dengan paragraf yang lainnya itu teratur dan disusun secara logis.
Sifat paragraf-paragraf penghubung bergantung pola dari jenis karangannya. Dalam karangan-karangan yang bersifat deskriptif, naratif, eksposisis, paragraf-paragraf itu harus disusun berdasarkan suatu perkembangan yang logis. Bila uraian itu mengandung pertentangan pendapat, maka beberapa paragraf disiapkan sebagai dasar atau landasan untuk kemudian melangkah kepada paragraf-paragraf yang menekankan pendapat pengarang.
(c) Paragraf Penutup
Paragraf penutup adalah paragraf yang dimaksudkan untuk mengakhiri karangan atau bagian karangan. Dengan kata lain, paragraf ini mengandung kesimpulan pendapat dari apa yang telah diuraikan dalam paragraf-paragraf penghubung.

Apapun yang menjadi topik atau tema dari sebuah karangan haruslah tetap diperhatikan agar paragraf penutup tidak terlalu panjang, tetapi juga tidak berarti terlalu pendek. Hal yang paling esensial adalah bahwa paragraf itu harus merupakan suatu kesimpulan yang bulat atau betul-betul mengakhiri uraian itu serta dapat menimbulkan banyak kesan kepada pembacanya.
2.Jenis Paragraf Berdasarkan Letak Kalimat Utama
Letak kalimat utama juga turut menentukan jenis paragraf. Penjenisan paragraf berdasarkan letak kalimat utama ini berpijak pada pendapat Sirai, dan kawan-kawan(1985:70-71) yang mengemukakan empat cara meletakkan kalimat utama dalam paragraf.

(a) Paragraf Deduktif
Paragraf dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat utama. Kemudian diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas yang berfungsi menjelaskan kalimat utama. Paragraf ini biasanya dikembangkan dengan metode berpikir deduktif, dari yang umum ke yang khusus.

Dengan cara menempatkan gagasan pokok pada awal paragraf, ini akan memungkinkan gagasan pokok tersebut mendapatkan penekanan yang wajar. Paragraf semacam ini biasa disebut dengan paragraf deduktif, yaitu kalimat utama terletak di awal paragraf.
-          Contoh:Paragraf  Deduktif

Indonesia merupakan Negara yang kaya akan budaya . Contohnya di pulau Sumatra yang terdiri dari suku batak, suku minang , suku aceh, suku melayu dan lain-lain yang masing-masing memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Bukan hanya dipulau Sumatra saja, bahkan di pulau Jawa, Kalimantan, dan juga pulau-pulau lainnya juga terdapat macam-macam suku dengan kebudayaannya.
 (b) Paragraf Induktif
Paragraf ini dimulai dengan mengemukakan penjelasan-enjelasan atau perincian-perincian, kemudian ditutup dengan kalimat utama. Paragraf ini dikembangkan dengan metode berpikir induktif, dari hal-hal yang khusus ke hal yang umum.

- Contoh Paragraf Induktif :
Selain kaya akan budaya , Indonesia juga memiliki lahan pertanian yang subur yang banyak menghasikkan rempah-rempah , bahan pangan , bahkan juga buah-buahan. Dari segi barang tambang , Indonesia juga sangat potensial, terbukti Indonesia salah satu Negara di Asia yang meng ekspor minyak bumi, batu bara, dan barang tambang lainnya. Maka tidak salah kalau dikatakan Indonesia adalah Negara yang kaya.
(c) Paragraf Gabungan atau Campuran
Pada paragraf ini kalimat topik ditempatkan pada bagian awal dan akhir paragraf. Dalam hal ini kalimat terakhir berisi pengulangan dan penegasan kalimat pertama. Pengulangan ini dimaksudkan untuk lebih mempertegas ide pokok. Jadi pada dasarnya paragraf campuran ini tetap memiliki satu pikiran utama, bukan dua.

-  Contoh paragraf campuran seperti dikemukakan oleh Keraf (1989:73):
Sifat kodrati bahasa yang lain yang perlu dicatat di sini ialah bahwasanya tiap bahasa mempunyai sistem. Ungkapan yang khusus pula, masing-masing lepas terpisah dan tidak bergantung dari yang lain. Sistem ungkapan tiap bahasa dan sistem makna tiap bahasa dibatasi oleh kerangka alam pikiran bangsa yang memiliki bahasa itu kerangka pikiran yang saya sebut di atas. Oleh karena itu janganlah kecewa apabila bahasa Indonesia tidak membedakan jamak dan tunggal, tidak mengenal kata dalam sistem kata kerjanya, gugus fonem juga tertentu polanya, dan sebagainya. Bahasa Inggris tidak mengenal “unggah-ungguh”. Bahasa Zulu tidak mempunyai kata yang berarti “lembu”, tetapi ada kata yang berarti “lembu putih”, “lembu merah”, dan sebagainya. Secara teknis para linguis mengatakan bahwa tiap bahasa mempunyai sistem fonologi, sistem gramatikal, serta pola semantik yang khusus.
(d) Paragraf Tanpa Kalimat Utama
Paragraf ini tidak mempunyai kalimat utama, berarti pikiran utama tersebar di seluruh kalimat yang membangun paragraf tersebut. Bentuk ini biasa digunakan dalam karangan berbentuk narasi atau deskripsi.

- Contoh paragraf tanpa kalimat utama:
Enam puluh tahun yang lalu, pagi-pagi tanggal 30 Juni 1908, suatu benda cerah tidak dikenal melayang menyusur lengkungan langit sambil meninggalkan jejak kehitam-hitaman dengan disaksikan oleh paling sedikit seribu orang di pelbagai dusun Siberi Tengah. Jam menunjukkan pukul 7 waktu setempat. Penduduk desa Vanovara melihat benda itu menjadi bola api membentuk cendawan membubung tinggi ke angkasa, disusul ledakan dahsyat yang menggelegar bagaikan guntur dan terdengar sampai lebih dari 1000 km jauhnya. (Intisari, Feb.1996 dalam Keraf, 1980:74)
Sukar sekali untuk mencari sebuah kalimat topik dalam paragraf di atas, karena seluruh paragraf bersifat deskriptif atau naratif. Tidak ada kalimat yang lebih penting dari yang lain. Semuanya sama penting, dan bersama-sama membentuk kesatuan dari paragraf tersebut.

Artikel Paragraf Deskriptif


Artikel dan berita tentang pengertian metode kualitatif 
deskriptif mungkin telah berada pada daftar posting yang
 telah dipublis pada situs ini, namun mungkin anda. 
Kumpulan 
artikel dan berita menarik terbaru yang lagi banyak dicari di 
Internet Kabar terkini dan juga artikel gratis terbaik.

Artikel Paragraf Deskriptif

. Ujian nasional tahun pelajaran
 2007/2008 panduan materi sma dan ma bahasa indonesia 
program studi bahasa pusat penilaian pendidikan balitbang 
depdiknas sma/ma©. Salah satu komponen utama dalam 
sebuah karangan adalah paragraf paragraf yang efektif 
terdiri dari 56 kalimat dalam sebuah paragraf, terdapat satu 
kalimat yang.
Contoh deskripsi: komponen : pengembangan kualitas 
pembelajaran deskripsi ini perlu dilengkapi dengan contoh 
nyata yang saudara alami/lakukan dalam contoh data artikel 
paragraf deskriptif.

Artikel Paragraf Deskriptif

. Program tahunan satuan pendidikan :sma santa maria 1 kelas/semester :xi/i mata pelajaran : bahasa artikel paragraf deskriptif. Pengertian paragraf paragraf merupakan inti penuangan buah pikiran dalam sebuah karangan dalam sebuah paragraf terkandung satu unit buah pikiran yang didukung oleh artikel paragraf deskriptif. Paragraf induksi dan deduksi ragam membaca itu bermacammacam salah satu di antaranya ialah membaca intensif membaca intensif adalah membaca dengan cermat materi artikel paragraf deskriptif.

Minggu, 06 November 2011

Linkin Park - No More Sorrow Lyrics




Are you lost, In your lies?
Do you tell yourself, I don't realize?
Your crusades, A disguise.
You replaced freedom with fear,
You trade money for lives.

I'm aware of what you've done.

No, No More Sorrow.
I've paid for your mistakes.
Your time is borrowed.
Your time has come to be replaced.

I see pain, I see need.
I see liars and thieves,
Abuse power with greed.
I had hope for you, I believed.
Now I'm beginning to think that I've been deceived.

You will pay for what you've done.

No, No More Sorrow.
I've paid for your mistakes.
Your time is borrowed.
Your time has come to be replaced.

Fakes and hypocrites.
Fakes and hypocrites.
Fakes and hypocrites.

No, No More Sorrow.
I've paid for your mistakes.
Your time is borrowed.
Your time has come to be replaced.

No More Sorrow.
I've paid for your mistakes.
Your time is borrowed.
Your time has come to be replaced.

Your time has come to be replaced.
Your time has come to be erased.


Linkin Park - Valentine's Day Lyrics


My insides are turned to ash so slow
And blew away as I collapsed so cold
A black wind took them away from sight
And held the darkness over day that night
And the clouds above move closer looking so disatisfied
but the heartless wind kept blowing, blowing

I used to be my own protection but not now
Cuz my path has lost direction somehow
A black wind took you away from sight
And held the darkness over day that night
And the clouds above move closer looking so disatisfied
And the ground below grew colder as they put you down inside
but the heartless wind kept blowing, blowing

So now you're gone and I was wrong
I never knew what it was like to be alone

On a Valentine's Day, On a Valentine's Day
On a Valentine's Day, On a Valentine's Day
On a Valentine's Day, On a Valentine's Day
On a Valentine's Day, On a Valentine's Day
(I used to be my own protection but not now)
On a Valentine's Day, On a Valentine's Day
(Cuz my mind has lost direction somehow)
On a Valentine's Day, On a Valentine's Day
(I used to be my own protection but not now)
On a Valentine's Day, On a Valentine's Day
(Cuz my mind has lost direction somehow)


Jumat, 04 November 2011

Tahu menyebabkan pikun




Tahu adalah makanan yang populer di Indonesia. Namun makan tahu terlalu banyak disinyalir berisiko membuat daya ingat manusia memburuk. Hal itu merupakan hasil penelitian pada 719 orang-orang berusia lanjut yang tinggal di pedesaan dan perkotaan di Indonesia.Para peneliti menemukan, konsumsi tahu dalam jumlah banyak yakni paling sedikit sehari sekali, bisa membuat daya ingat memburuk. Utamanya adalah bagi orang-orang yang berusia lebih dari 68 tahun.

Demikian disampaikan peneliti dari Universitas Loughborough, Inggris, dalam jurnal Masalah Kepikunan, Geriatrik, dan Kognitif. Makanan olahan dari kedelai merupakan sumber protein alternatif bagi sebagian orang di negara berkembang. Meski demikian, konsumsi kedelai belakangan juga meningkat di negara-negara Barat. Makanan tersebut sering dipromosikan sebagai ‘makanan super’.

Makanan dari kedelai kaya akan mikronutrien yang disebut phytoestrogen, yakni zat mirip estrogen (salah satu hormon pada perempuan). Suatu penelitian menemukan, zat ini kemungkinan bisa memproteksi otak manusia berusia muda dan yang berusia menengah dari kerusakan. Namun efeknya pada otak orang yang berusia lanjut tidak jelas.

Tetapi studi terbaru menunjukkan, phytoestrogen dalam kuantitas tinggi berpotensi meningkatkan risiko kepikunan. Ketua penelitian Profesor Eef Hogervorst mengatakan, penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya menemukan hubungan terapi estrogen dengan meningkatnya risiko kepikunan pada usia lebih dari 65 tahun.

Selain itu estrogen dan (kemungkinan pula) phytoestrogen cenderung mendorong pertumbuhan sel. Tetapi dosis tingi estrogen dapat mendorong kerusakan sel akibat partikel yang dikenal sebagai radikal bebas. Namun ada indikasi kerusakan tersebut bukan disebabkan oleh tahu, namun oleh formaldehida yang kadang-kadang digunakan di Indonesia sebagai bahan pengawet.

Para peneliti mengakui, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah ada efek yang sama pada kelompok etnik lainnya. Meskipun pada penelitian sebelumnya juga menemukan korelasi konsumsi tahu dalam jumlah besar bisa meningkatkan risiko kepikunan pada pria tua keturunan Jepang yang tinggal di Amerika.

Studi lainnya menunjukkan, makan tempe malah bisa membuat daya ingat manusia menjadi lebih baik. Menurut Profesor Hogervors, efek menguntungkan dari tempe dihubungkan dengan fakta bahwa makanan tersebut mengandung vitamin folate yang tinggi yang bisa mengurangi risiko kepikunan. “Interaksi antara level tinggi folate dan phytoestrogen bisa menghindarkan dari kerusakan kognitif.